Lupus tak dapat disembuhkan, itu fakta. Tetapi apakah dengan menderita Lupus maka mimpi Anda harus pupus? Tentu tidak!
Lupus adalah penyakit autoimun, yaitu
gangguan sistem kekebalan tubuh yang sangat berlebihan dan menyerang
organ-organ tubuh penderita sendiri. Akibatnya, akan terjadi semacam ‘perang
saudara’ dalam tubuh penderita, akibat sel-sel kekebalan yang seharusnya
menghancurkan ‘musuh’ justru menggerogoti sel-sel saudara sendiri. Itu terjadi
karena fungsi untuk mengenali dan membedakan antara sel asing dan sel saudara
sendiri tidak terbentuk dengan baik.
Gejala dari lupus amat sangat tidak spesifik.
Bisa menyerupai gejala dari penyakit lain. Lantas, bagaimana bisa mengenali
secara dini bila gejalanya saja susah dikenali? Ada satu metode sederhana untuk
deteksi dini Lupus, yaitu SALURI
(Periksa Lupus Sendiri).
- Demam lebih dari 38’C dengan sebab yang tidak jelas.
- Rasa lelah dan lemah berlebihan.
- Sensitif terhadap sinar matahari.
- Rambut rontok.
- Ruam kemerahan berbentuk kupu-kupu di wajah yang
sayapnya melintang dari pipi ke pipi.
- Ruam kemerahan di kulit.
- Sariawan yang tidak sembuh-sembuh terutama di atap
rongga mulut.
- Nyeri dan bengkak pada persendian terutama di lengan
dan tungkai, menyerang lebih dari dua sendi dalam jangka waktu lama.
- Ujung jari-jari tangan dan kaki menjadi pucat hingga
kebiruan saat udara dingin.
- Nyeri dada terutama saat berbaring dan menarik napas.
- Kejang atau kelainan saraf lainnya.
Bila Anda menemukan setidaknya 4 gejala di
atas, maka Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut ke dokter pemerhati Lupus
terdekat. Sangat penting untuk mengenali gejala Lupus sedini mungkin, agar
dokter dapat menegakkan diagnosis dengan cepat pula. Diagnosis yang cepat dan
tepat, maka terapi yang diberikan akan optimal. Terapi optimal yang diberikan
sedini mungkin, maka peluang untuk ‘menjinakkan’ lupus tentu akan lebih besar.
Ingat! Lupus tidak menular dan tidak
diturunkan. Lupus memang belum dapat disembuhkan, tetapi sangat bisa
dikendalikan. Bila telah terkendali, maka penderita Lupus tak perlu khawatir
akan kehilangan cita-cita atau masa depan lagi. Anda dapat tetap berprestasi
dan berkarier seperti orang sehat lainnya.
SEMANGAT


